Profil & Informasi irigasi Provinsi Banten

  

Daerah Irigasi Cilangkahan I Meluap, Kampung Binglu Kembali Tergenang

LEBAK, (KB).- Hujan deras yang mengguyur selama beberapa jam, menyebabkan saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Cilangkahan I kembali meluap, Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 15.30. Akibatnya, warga di perbatasan tiga desa (Malingping Selatan, Kadujajar dan Sukaraja) tepatnya Kampung Binglu Kecamatan Malingping kembali tergenang air dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter atau lebih tinggi dari banjir yang terjadi pekan kemarin.

 

Menurut pantauan,belasan rumah di Kampung Binglu, Desa Malingping Selatan, Kecamatan Malingping kembali tergenangi air yang meluap dari saluran irigasi DI Cilangkahan I antara 30-60 cm. Kondisi itu membuat warga di daerah langganan banjir kiriman dari irigasi yang merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten tersebut kesal. Sebab, hingga sekarang tidak ada upaya konkret dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui dinas tersebut. ”Terus terang kami sebagai warga sangat dirugikan. Sebab, setiap musim hujan air yang meluap dari irigasi DI Cilangkahan I menyebabkan kampung kami tergenangi air. Baru juga dibersihkan pascabanjir pekan kemarin sekarang sudah tergenangi lagi, bagaimana gak jengkel,” ujar salah seorang warga, Abdul.

 

Terpisah, salah seorang Tokoh muda Malingping, Nurwan mengatakan, persoalan banjir di kampung tersebut sudah sering terjadi dan berlangsung lama dan keberadaan irigasi DI Cilangkahan I juga sudah puluhan tahun. ”Terus terang kami heran, apa Dinas PUPR Banten terutama bagian perencanaan terkait irigasi tersebut hanya bekerja di atas meja. Kalau memang turun ke lapangan mungkin soal irigasi DI Cilangkahan I yang sering menjadi penyebab tergenangnya Kampung Binglu dari dulu sudah ada penangannya,” katanya.

 

sumber/detail : kabar-banten.com