Profil & Informasi irigasi Provinsi Banten

  

Untuk Pemeliharaan Irigasi, Pemkab Lebak Alokasikan Rp 1,9 Miliar

LEBAK, (KB).- Alokasi dana pemeliharaan saluran irigasi dari APBD Lebak, melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tahun ini sebesar Rp 1,9 miliar. Dari nilai anggaran tersebut, khusus dialokasikan untuk pengerjaan fisik sebesar Rp 1,3 miliar, sedangkan sisanya untuk biaya pengerjaannya yaitu Rp 600 juta.

 

Kepala Bidang SDA pada dinas PUPR Lebak, Dade Yanapirandi mengatakan, alokasi dana sebesar Rp 1,9 miliar tersebut diperuntukkan untuk 100 titik saluran irigasi yang lokasinya tersebar di 28 kecamatan. Menurutnya, jenis pemeliharaan yang akan dilakukan, yaitu pengerukan pendangkalan, perbaikan pompa badan irigasi, serta pembersihan parit yang sering menyumbat saluran irigasi.

 

”Seluruh saluran irigasi yang kami pelihara tahun ini, lokasinya berdekatan dengan lokasi persawahan di seluruh Lebak,” ujar Dade Yanapriandi kepada Kabar Banten, Kamis (15/3/2018). Ditambahkan, sebelum pelaksanaan pemeliharaan dilakukan, pihaknya kini sedang melakukan survei di 100 titik saluran irigasi yang telah didata pihaknya. Sedangkan tujuan survei tersebut, yaitu untuk mengetahui secara pasti tingkat penanganan pemeliharaannya.

 

”Misalnya saja untuk saluran irigasi disepanjang Desa Kalanganyar hingga Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar. Dari hasil survei kami, ternyata persoalannya hanya pada bagian parit yang harus kami bersihkan. Begitu pula saluran irigasi di kecamatan lain, harus kami ketahui apakah persoalannya akibat pendangkalan atau akibat hal lain,” tuturnya.

 

sumber/detil : kabar-banten.com